Gawat! Indonesia Dikepung 15 Pangkalan Militer Asing yang Moncong Pelurunya Mengarah ke Indonesia - POSMETRO INFO | Portal Media Independen
logo

Gawat! Indonesia Dikepung 15 Pangkalan Militer Asing yang Moncong Pelurunya Mengarah ke Indonesia

Gawat! Indonesia Dikepung 15 Pangkalan Militer Asing yang Moncong Pelurunya Mengarah ke Indonesia

POSMETRO INFO - Mendagri Tjahjo Kumolo mengingatkan semua pihak agar terus waspada terhadap potensi ancaman dari luar. Pasalnya, secara geografis, letak Indonesia sangat strategis.

Karena itu, saat ini ada 15 pangkalan militer asing yang mengelilingi Indonesia. Iran saja, lanjutnya, hanya dikepung oleh 11 pangkalan militer asing.

“Kalau Iran itu dikelilingi 11 pangkalan militer. Indonesia dikelilingi 15 pangkalan asing yang moncong pelurunya mengarah ke Indonesia,” ujar Tjahjo Kumolo saat memberikan kata sambutan pelantikan Nuryanto sebagai  Pj Gubernur Kepri menggantikan Agung Mulyana, di Gedung Daerah Kepri, di Tanjung Pinang, Rabu (30/12).

Tjahjo mengatakan hal tersebut, sebagai pesan kepada Nuryanto agar menjalin koordinasi dengan seluruh stakeholders, baik itu kepolisian, TNI, maupun Badan Intelijen Negara (BIN). Ini mengingat Kepri provinsi yang berbatasan langsung dengan sejumlah Negara.

“Kepulauan Riau itu dikelilingi banyak negara tetangga seperti Singapura, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan juga Philipina,” terang mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu.

Kepri, lanjutnya lagi, juga merupakan kawasan yang memiliki banyak jalur tikur, sebagai jalan masuknya peredaran narkoba dan teroris.

“Jadi mutlak, kinerja Pj Gubernur harus bersinergi dengan kepolisian, matra-matra TNI, BIN, untuk menjaga dan mendeteksi dini masuknya penyusup ke Indonesia,” ujarnya.

Bahkan, kata Tjahjo, teroris warga negara asing yang masuk ke Poso, juga menyusup lewat jalur tikus di kawasan Kepri. [jpnn]
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact