logo

8 Jul 2018

Dulu Pakai Kaleng Tuna untuk Kaki Palsu, Gadis Suriah Itu Kini Tersenyum

Dulu Pakai Kaleng Tuna untuk Kaki Palsu, Gadis Suriah Itu Kini Tersenyum


posmetroinfo - Gadis Suriah umur delapan tahun ini menyentuh hati dunia saat fotonya beredar menunjukkan dia berjalan memakai kaleng tuna.

Kini gadis bernama Maya Merhi itu dapat tersenyum setelah mendapat kaki palsu di Turki. Maya lahir tanpa kaki karena kondisi bawaan langka. Dia hidup bersama ayahnya di kamp pengungsi setelah pertempuran memaksa mereka mengungsi dari rumahnya di provinsi Aleppo.

Setelah mengungsi ke wilayah Idlib, Maya difoto mengalami kesulitan untuk bergerak menggunakan kaki buatan sendiri dari kaleng tuna dan peralon. Kaki itu dibuat oleh ayahnya Mohammad yang juga menderita kelainan bawaan yang sama. Kaki dari kaleng ikan tuna itu dibuat untuk melindungi Maya dari kondisi padang pasir yang panas, berdebu dan kotor.

Dengan kaki buatan sendiri dari kaleng tuna itu Maya dapat berjalan keluar tenda dan ikut sekolah di kamp pengungsi. Namun setelah foto-fotonya beredar di dunia, Bulan Sabit Merah Turki ikut campur dan ayah serta putrinya dibawa ke Istanbul untuk perawatan.

“Gadis itu tersenyum, dalam kondisi kesehatan baik dan belajar berjalan,” tutur Dr Mehmet Zeki Culcu, pakar kaki palsu yang menyediakan perawatan pengubah hidup agar dapat bergerak bebas.

Culcu menjelaskan, membutuhkan waktu tiga bulan agar Maya dapat menguasai penggunaan kaki palsu itu hingga dia akan berjalan. Dia menjelaskan, kaki palsu buatan ayah Maya dari kaleng tuna itu memiliki manfaat yang besar karena keduanya dapat berjalan dan tidak lagi merangkak seperti sebelumnya.

“Tanpa ada bantuan, ayahnya mengubah penderitaan mereka menjadi harapan dan Tuhan membantu mereka,” papar Culcu.

Sejak perang berlangsung di Suriah, menjadi semakin sulit bagi para korban untuk mengakses perawatan penyelamat nyawa. Berbagai rumah sakit pemerintah sering tak dapat diakses warga. Tidak hanya itu, fasilitas medis di wilayah oposisi menjadi target rutin serangan udara sehingga para pasien merasa tidak aman. [akurat]

Loading...
under construction
loading...