logo

6 Jul 2018

Foto "Hantu" di Balai Kota, ini Kata Sandiaga

Foto "Hantu" di Balai Kota, ini Kata Sandiaga


posmetroinfo - Seusai pelantikan 20 pejabat eselon II pemerintah provinsi DKI Jakarta belum lama ini, beredar foto yang menggambarkan sosok hantu berambut acak-acakan di antara barisan pejabat DKI yang hendak dilantik oleh Gubernur Anies Baswedan.

Foto itu pun langsung viral di kalangan para pejabat dan pegawai negeri sipil (PNS) DKI, bahkan Wakil Gubernur Sandiaga Uno pun mengetahui foto tersebut. Dalam foto yang beredar, sosok tersebut terlihat berdiri di belakang Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara.

"Oh iya, saya lihat. Itu dibelakang Pak Bayu. Iya ngeri banget," kata Sandiaga di Balai Kota, Jumat (6/7).

Namun, ia menegaskan tidak percaya pada hal-hal berbau mistik. Ia menduga foto tersebut telah diedit dengan Photoshop oleh oknum tak bertanggung jawab.

"Itu hoax kayaknya deh, Photoshop. Saya nyatakan itu hoax," tegasnya.

TERKAIT: Foto Seram Ketika Pelantikan di Balai Kota, Ternyata Kasudin KUMKMP Jakbar

Lalu dia berseloroh dengan menyebutkan bahwa dirinya sudah mengenal "hantu Noni Belanda" tersebut.

"Saya sudah tinggal delapan bulan di sana aman-aman saja, mahluk halusnya Noni Belanda sangat ramah sama saya," ungkapnya.

Keberadaan hantu Noni Belanda yang menghuni gedung Balai Kota sudah menjadi pembicaraan sejak era Gubernur Fauzi Bowo, yang berkantor di bagian depan gedung Balai Kota. Hal yang sama juga pernah disinggung oleh Gubernur DKI selanjutnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang juga bekerja di ruang depan tersebut.

Pada Oktober 2015 silam, entah serius atau tidak, Ahok pernah menolak usul pemutaran film horor pada agenda wisata Balai Kota. Ia berasalan kondisi kantornya ketika itu sudah cukup horor dengan kejadian mistis yang pernah dialaminya.

"Film horor jangan dulu deh, soalnya di sini sudah cukup horor. Di sini sudah banyak Noni Belanda," ungkap Ahok ketika itu.

Ia menyatakan, suatu waktu stafnya pernah melaporkan bahwa telah terjadi aktivitas gaib di ruang kerjanya.

"Kata staf saya, jam satu, kursi saya sendiri bisa muter-muter. Noninya mau jadi gubernur. Sudah cukup horor di sini," kata Ahok sambil tertawa.

Pada sejarahnya, Balai Kota Jakarta kini menjadi salah satu deretan bangunan warisan kolonial Belanda yang terletak di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Dahulu, bangunan ini bernama Gemeente Batavia. Saat kolonial Jepang menjejakkan kakinya di Nusantara, pada era 1942-1945, kepemilikan gedung ini beralih, begitu juga namanya menjadi Djakarta Tokubetsu Shi.

Setelah Indonesia Merdeka, kantor pemerintahan kota ini berganti nama lagi menjadi Pemerintahan Nasional Kota Djakarta. Sementara itu, kantornya disebut Balai Agung Pemerintahan Nasional Kota Djakarta dengan Wali Kota pertama Soewirjo. Kemudian nama Balai Kota baru ditetapkan setelah 1960 pada masa jabatan Sumarno, lalu mengalami pengembangan kawasan di tahun 1969.

Sejak lama kompleks Balai Kota diterkam rumor keberadaan hantu bernama "Noni Belanda". Sebagian orang lama Balai Kota menyebutnya sebagai pemilik asli gedung Balai Kota yang dulu sebagai tempat tinggalnya. [beritasatu]

Loading...
under construction
loading...