logo

6 Jul 2018

Korlabi: Guntur Romli segera jadi tersangka

Korlabi: Guntur Romli segera jadi tersangka


posmetroinfo - Salah satu pegiat Jaringan Islam Liberal (JIL) Guntur Romli, yang diduga menghina Al Qur’an, telah dilaporkan kepada pihak kepolisian pada 23 April 2018.

Pihak kepolisian telah memeriksa dua saksi, yaitu Damai Hari Lubis dan Azam sebagai saksi pelapor.

Damai Hari Lubis telah diperiksa pada 23 Mei 2018, sedangkan Azam diperiksa oleh Bareskrim Polri pada Kamis (5/7) siang. Damai mengungkapkan, pihaknya telah menerima Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari Bareskrim Polri atas pemeriksaan yang dilakukan terhadap Azam.

Damai yang juga menjabat sebagai Ketua Koordinator Advokat Bela Islam (Korlabi) ini menyatakan, dengan diperiksanya dua saksi dalam perkara ini, maka semakin dekat pula penetapan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu sebagai tersangka dalam kasus dugaan penghinaan agama.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini Terlapor segera dijadikan tersangka,” tegas Damai di Gedung Bareskrim Polri, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (5/7).

Menurut dia, secara aturan yang berlaku sudah terpenuhi yakni saksi dan barang bukti sudah diberikan kepada penyidik, maka, lanjut Damai, sesuai perundang-undangan yang berlaku sesuai ketetuan KUHAP pasal 1 angka 14 Jo. Pasal 17 Jo. Pasal 21 Jo. Pasal 184 ayat (1) UU. RI No. 8 Tahun 1981 Jo. Perkapolri psl 66 ayat (1) dan ayat (2) Nomor 12/2009

“Saya berharap karena dua alat bukti yang di syaratkan oleh GR cukup bisa ditetapkan menjadi Tersangka,” ujar Damai yang juga menjabat Ketua Divisi Hukum DPP Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Selain itu, ia juga berharap agar proses hukum dari kasus Guntur Romli akan mengikuti kasus penghinaan agama atau ujaran kebencian yang menggunakan unsur SARA lainnya, seperti kasus Ade Armando yang sedikit lebih terang.

“Mudah-mudahan kasus Guntur Romli ini mengikuti kasus terlapor Ade Armando dalam kasus yang nyaris sama, yang telah lebih dahulu dilaporkan dan sudah mendekati titik terang,” jelasnya.

Guntur Romli sendiri dilaporkan atas dugaan penodaan agama dengan pernyataan “Al Qur’an Bukan Kitab Suci dan Nabi Muhammad Bukan Pula Manusia Suci”. [swamedium]

Loading...
under construction
loading...