logo

1 Jul 2018

Sekjen Gerindra: Jangan Merasa Kerbau tapi Masuk Kandang Ayam

Sekjen Gerindra: Jangan Merasa Kerbau tapi Masuk Kandang Ayam


posmetroinfo - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani ikut angkat bicara soal pemecatan seorang guru SD. Guru tersebut diberhentikan karena berbeda pandangan politik di Pilkada Serentak 2018.

Menurut Muzani seharusnya masyarakat harus siap dengan berbagai perbedaan yang ada, termasuk urusan politik.

"Pola pemikiran kita di masyarakat kan bervariatif. Karena itu kesadaran bahwa demokrasi itu memungkinkan adanya perbedaan, memungkinkan adanya pandangan dan itu harus disebarkan," kata Muzani di rumah dinasnya di kawasan Jakarta, Minggu (1/7).

Dengan cara itu, kata Muzani, nantinya masyarakat akan terbiasa melihat perbedaan dalam bernegara. Sehingga masyarakat dapat bersahabat dan bersatu kembali.

"Jadi itu adalah efek dari sebuah ketidaksiapan dari masyarakat kita dalam perbedaan dan itu terjadi dimana-dimana, biasa saja," tuturnya.

Atas dasar itu, Muzani meminta masyarakat melakukan pendewasaan dalam hal berpolitik. Termasuk menyesuaikan diri dengan lingkungan.

"Kalau kita masuk kandang kambing ya kambing, kandang kerbau ya kerbau, kandang ayam ya ayam. Jangan kita merasa kerbau tapi masuknya kandang ayam," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang Guru SD bernama Robiatul Adawiyah diberhentikan dari tempatnya mengajar, karena berbeda pilihan dengan yayasan pengelola sekolah saat pencoblosan, Rabu (27/6) kemarin. [jawapos]

Loading...
under construction
loading...