logo

4 Jul 2018

Subahanallah, 2 Bayi Selamat dari KM Lestari Maju, Terombang-ambing Dibungkus Pelampung Semalaman

Subahanallah, 2 Bayi Selamat dari KM Lestari Maju, Terombang-ambing Dibungkus Pelampung Semalaman


posmetroinfo - KM Lestari Maju karam di Selat Selayar, Sulawesi Selatan, menyusul KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera utara.

Banyak cerita tragis dan menyedihkan yang meyertai peristiwa nahas itu.

Mulai dari kepedihan keluarga yang kehilangan sanak-saudaranya karena menjadi korban meninggal.

Sampai sejumlah keluarga yang sampai kini masih menunggu kejelasan keluarganya yang dinyatakan hilang.

Korban meninggal pun tak pandang umur. Mulai dari orang tua, sampai dengan bayi yang baru berusia dua tahun.



Namun ada juga cerita mengharukan saat seorang bayi diketahui selamat dari tragedi tersebut.

Seperti yang diunggah Muahammad Abdhy melalui akun facebook miliknya, Rabu (4/7/2018) sekitar pukul 13.13.

Dalam unggahannya itu, ia menampilkan dua buah foto bayi yang baru berusia beberapa bulan.


Ada dua bayi. Kedua bayi itu dibungkus dengan pelampung berwarna oranye dan merah muda.

Pelampung tersebut diikat diikat rapat di kedua sisinya hingga tak memungkinkan bayi bergeser.

Disebutkan, bayi dua itu selamat dari tenggelamnya KM Lestari Maju setelah terombang-ambing di laut.

Alhamdulillah bayi ini selamat terombang ambing semalam di laut
Kuasa Allah Semoga Panjang Umur Dek

#PrayForSelayar

Demikian penjelasan yang diberikan dalam unggahan itu.


Dalam foto, tampak bayi tersebut menangis dan tengah dievakuasi oleh sejumlah petugas.

Tampak pula seorang petugas medis yang juga tampak dalam foto tersebut.

“Subhanallah, SungguhAllahMahaBesar,” tulis MilloCrezy.

“Kasian si bayi di lindungi yg maha kuasa,” balas Ernawaty Naba.

“Alhamdulillah,” ucap NurAnnisa Zain.

“Subhanallah,” kata Audy.

Dalam peristiwa tersebut, berdasarkan catatan dari RSU KH Hayyun, sampai dengan Rabu (4/7/2018) pukul 09.00 Wita, 35 orang dinyatakan meninggal dunia.



Sementara, puluhan lainnya harus menjalani perawatan medis.

“Jadi yang masuk ke rumah sakit sudah 35 jenazah,” ungkap Kepala Seksi Pelayanan Medik RSU KH Hayyun, Kabupaten Kepulauan Selayar, Ahmuddin, Rabu (4/7/2018).

Dari 35 jenasah tersebut, satu jenasah korba sudah dibawa oleh keluarganya untuk dimakamkan.


“Tadi satu jenazah langsung diambil keluarganya,” lanjutnya.

Dengan begitu, sudah 24 jenasah korban yang sudah diambil oleh keluarganya, baik dari Selayar maupun di luar kabupaten Selayar.

Sementara, sampai berita ini diturunkan, jumlah korban selamat dan dievakuasi ke rumah sakit sebanyak 36 orang.

Hingga saat ini, masih ada sembilan orang korban yang masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Dua orang rawat inap dan 25 orang telah dikembalikan ke rumah masing-masing,” jelasnya.

25 korban tersebut, sambungnya, dianggap sudah membaik dan diperbolehkan pulang.

“Yang sudah membaik kita arahkan untuk kembali ke rumah masing-masing,” pungkasnya.














[psid]

Loading...
under construction
loading...