logo

4 Jul 2018

Warga Setuju Pencarian KM Sinar Bangun Disetop, Ratna Sarumpaet: Itu Sudah Diatur!

Warga Setuju Pencarian KM Sinar Bangun Disetop, Ratna Sarumpaet: Itu Sudah Diatur!


posmetroinfo - Aktivis kemanusiaan Ratna Sarumpaet melakukan klarifikasi soal insiden yang menimpa dirinya terkait perdebatan yang menjadi viral dengan Menko Kemeritiman Luhut B. Pandjaitan.

Ratna tiba di Simalungun pada Sabtu (30/6), dia mendengar pencarian korban KM. Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara akan dihentikan. Sejak itu dia menyatakan untuk menolak rencana itu karena tidak sesuai dengan prinsip kemanusiaan.

"Pada saat itu saya bicara dengan kepala BNPD yang bertugas di sana, saya tanyakan, katanya pencarian ini mau distop, kata dia itu pihak keluarga yang ingin dihentikan," ujar Ratna saat juma pers di Jakarta, Rabu (4/7).

Penjelasan dari kepala BNPD itu membuat Ratna semakin bingung dan agak rancu. Dia tahu betul karakter orang Batak yang tidak mengenal nyerah.

Ibu dari Atiqah Hasiholan ini mencium ada suatu skenario yang tidak baik terjadi di tengah-tengah keluarga korban. Sementara naluri aktivisnya hanya ingin menolong keluarga korban yang takut untuk bicara.

"Paginya kita ditelepon dari kecamatan, katanya hari ini upacara penghentian dan tabur bunga, kepala saya makin pusing kayak digebukin pas dengar itu," ucap Ratna.

Bertepatan rencana itu dengan hadirnya Menko Luhut. Dia lihat sudah ada agenda setting dari pemerintah untuk mengelabui keluarga korban.

"Katanya warga sudah setuju, ada yang bicara hanya empat orang, mereka semua setuju dihentikan, sepertinya mereka sudah diatur semua," tutur Ratna.

Sejak itu ketika dia melihat Luhut turun dari helikopter, dia sudah ingin berupaya untuk membawakan aspirasi keluarga korban.

"Saya sudah diberi kesempatan untuk bicara, lihat di video kan. Beliau (Luhut) bilang saya tidak bicara dengan anda, akhirnya saya melawan dia percuma," pungkas Ratna. [rmol]

Loading...
under construction
loading...