logo

3 Agt 2018

Ijtima Dibiayai Kapolri, GNPF Ulama: Fitnah!

Ijtima Dibiayai Kapolri, GNPF Ulama: Fitnah!


posmetroinfo - Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak berpartisipasi dalam kegiatan Ijtima Ulama yang diadakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama. Kabar bahwa Tito membiayai kegiatan itu tidaklah benar.

"Itu fitnah, sangat tidak benar itu," kata Sekretaris Steering Committee Ijtima Ulama, Dhani Anwar, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/8).

Dia mengatakan dana penyelenggaraan kegiatan Ijtima Ulama berasal dari urunan namun tidak ada yang berasal dari Tito.

"Itu swadaya kita-kita semua. Saya nyumbang 2 juta, Munarman 10 juta, pak Mursalin selaku bendahara nyumbang 35 juta. Sisanya lupa, yang pasti ada semua catatannya di bendum," kata Deny Anwar.

"Ada juga sumbangan-sumbangan dari umat karena mereka sangat antusias dalam ijtima ulama yang membicarakan dakwah, kelembagaan, ekonomi dan kepemimpinan nasional," tukas dia.

Beredar kabar kegiatan ijtima GNPF Ulama dibiayai Tito Karnavian. Di penghujung acara, kegiatan itu mengeluarkan rekomendasi mengusung Prabowo Subianto-Salim Segaf Al Jufri dan Prabowo Subianto-Ustad Abdul Somad sebagai calon presiden dan calon wapres untuk didaftarkan ke KPU.

Disebut-sebut kegiatan tersebut disusupi kubu petahana sebagai bagian dari agenda "memutihkan Jakarta", agenda mematikan pengaruh aksi 411, 212, dan aksi-aksi sejenisnya menjalar ke Pilpres. Agenda lainnya, memasangkan Prabowo dengan figur yang kemungkinan kalahnya besar di Pilpres.[rmol]

Loading...
under construction
loading...